Selasa, 21 Maret 2017

Rusaknya Pesisir Sungai Lukulo

Displaying IMG_20170329_143452_1.jpgKebumen.com,20/3/2017

Sungai Lukulo menjadi sebuah nama yang tidak lepas dari nama Kebumen, Sungai Lukulo menjadi sebuah kekuatan alam yang bisa bermanfaat, namun keberadaan sungai ini tidak semakin hari tergerus oleh tangan tangan jail manusia, sehingga merusak lingkungan,. Nah ini tanggung jawab siapa? pemerintah atau masyarakat.

Catatan investigasi Kebumen Tahun 1990an sungai Lukulo di daerah barat Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen atau timur desa kedawung,pejagoan (foto).Sungai Lukulo dengan air jernih dan banyak ikan. pada kala itu pasir putih, batu akik, buat mandi, buat sepakbola di sungai jika air surut.
Sekarang di tahun 2017 ini kondisi Sungai Lukulo Kebumen sungai terbesar di Kebumen Jawa Tengah.Sungai Lukulo yang merupakan aset kekayaan masyarakat, di sekitar aliran lembah (pinggiran) Lukulo mulai ada gerakan konservasi alam dengan pertanian, penyalamatan,  ada juga peluang wisata, perkebunan dan perikanan.

Namun, pinggiran sepanjang Lukulo banyak kerusakan mulai hulu Sadang sampai hilir dipesisir sungai Lukulo
desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong Kerusakan mulai hilangnya bio hewan di dalam aliran sungai akibat tidak adanya pasir.  Selain itu ikan ikan yang mati karen bibit induk sering di potas olah warga, kerusakan tanah akibat di gali.Terutama rusaknya tanah dan pasir dari hulu sungai mulai dengan wilayah sadang,karangsambung,pejagoan.kebumen,klirong sampai hilir laut samudera Indonesia harus ada penyelematan.

Hampir sepanjang sungai tanah mengalami kerusakan, akibtanya banyak tanah longsor.12O lebih rumah warga longsor, kebun, kantor, RSU, pasar hewan,sekolah dan tempat tempat vital lainya.Pemerintah Kebumen melalui Satpol PP Kebumen sudah sering menindak oknum gali tanah,namun datang lagi si perusak sungai lukulo itu.Karena Satpol PP belum garang sepenuhnya dan hanya sesaat saja dalam menegakan hukum terhadap kerusakan lingkungan, disisi lain pemerintah kebumen kurang juga serius mengawasi akan kelestarian sungai Lukulo.

Pantauan Kebumen com dalam investigasinya, ada pengusahaan besar dari Kebumen dan luar kebumen bermain di balik kekayaan sungai lukulo mengeruk pasir dengan mesin sedot, siang malam dan di jual ke perusahaan besar. Kenapa tidak dihentikan satpol PP Kebumen.?? padahal pasir sungai Lukulo ini menjadi biang kerok kerusakan alam dan galian tanah sepanjang sungai lukulo.

Masyarakat yang peduli kawasan aliran lembah sungai Lukulo juga sering melaporkan kerusakan lingkungan,media juga sering, relawan medsos kebumen peduli lingkungan juga sudah berpartisipasi menjaga kelestarian sungai Lukulo, naum pemerintah dan satpol PP masih tenang tenang saja, apakah menunggu kerusakan alam lebih besar, terus masyarakat kebumen dan kawasan Sungai Lukulo akan menjadi korban.(kbm.com.01)

Minggu, 12 Maret 2017

FKB Prihatin Keterpurukan Kebumen

Kebumen.com, Senin 13/3/2017
Kondisi kebumen yang memperihatinkan , baik tata kelola pemerintah, hukum,ekonomi, sosial dan bidang lainnya.Hal ini menjadi latarbelakang terbentuknya Front Kebumen Bersatu (FKB)untuk berpartisipasi dalam pembangunan kebumen.

Ketua Umum FKB dr.H. Pudjo Triamakno mengatakan,'FKB dilatarbelakangi melihat kondisi kebumen yang terpuruk, FKB kini sudah berbadan hukum resmi beraktenotaris dan kemenhukam. FKB mempunyai program bergerak untuk menyelamatkan kondisi terpuruknya kebumen disegala bidang, rencana FKB akan dideklarasikan bulan arpil 2017 ,'Kata dr,Pudjo

" Keterpurukan kebumen ditata pemerintah birokrasi kebumen adanya OTT oleh KPK yang melibatkan para pejabat birokrasi dan DPR, angka kemiskinan no 2, serta banyaknya kesenjangan sosial masyarakat"tambah Pudjo.

Lanjut Pudjo,"Kami bersama masyarakat, ulama, anak jalanan merasa terpanggil untuk berpartisipasi dalam pembangunan, misalnya dengan mendidik wirausaha anak jalanan serta bidang pertanian dan ini salahsatu program FKB," goal settingnya kebumen harus berubah, harus maju pemerintah bersih dan masyarakat sejahtera,'Kata Pudjo.

Tasykuran dan Raker I FKB kemarin, minggu 12/3 2017 di PP Safinatun Najah Amanatul Hikmah asuhan Kyai Ahmad Nur Alif,Suwuk,Tambakmulyo,kecamatan Puring.Tasykuran dipimpin doa kyai Ahmad Riyanto dan dihadiri pengurus dan anggota FKB. (kbm.com.01)

Jumat, 10 Maret 2017

Reses Utut Adianto Perjuangkan KIP - PAUD

Kebumen.com.
Pendidikan menjadi sebuah kata kunci untuk pembangunan Indonesia, dengan bantuan KIP -Kartu Indonesia Pintar dan bantuan alat pendidikan PAUD, menjadi salahsatu kebijakan dalam bidang pendidikan di Kebumen, 

Hal itu, pada acara Serap Aspirasi reses Drs,Utut Adianto DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,yang dibuka oleh Bambang Tri Saktiono, mewakili DPC PDI Perjuangan Kebumen, acara ini mendengarkan aspirasi dari para hadirin semua.'kata Bambang Tri Saktiono, sekretaris DPC PDI Kebumen, di balai desa Kewangunan,
Kecamatan Petanahan kemarin,  Kamis, 9/3/ 2017.

Siangnya pkl 14.00 Reses dilanjutkan dibalaidesa Kuwayuhan, Pejagoan, di hadiri pengurus DPC PDI Perjuangan Sudarno dan Anggota DPR PDI P kab Kebumen,Probo Indartono, Budi Hianto Santoso dan M.Stevani Dwi Artiningsih. Sementara itu Nuryanto, dalam sambutannya mewakili DPC PDI Perjuangan pasa pembukaaannya di balaidesa Kuwayuhan, kecamatan Pejagoan, Nuryanto mengatakan." bagaimana menjadi partai kader PDI Perjuangan kader nasionalis, kader yang mempunyai kepekaan politik,  hukum, sosial dan bidang lainya, kami harap menjadi garda depan mengawal proses dengan gotong royong, kader PDI Perjuagan bisa terjun pembangunan kader dari desa," kata Nuryanto yang juga mantan DPR PDI Perjungan itu.

Probo Indartono juga mengatakan."sekarang desa punya kewenangan otonomi sendiri. Ada 3 bantuan pemerintah desa, yaiti bantuan dari pusat, propinsi dan kabupaten.Untuk itu ada pertanggungjawaban pemerintah desa untuk menjalankan amanat UU desa tersebut."kata Probo anggota DPR PDI P Kebumen.

Banteng Pringgondani kepala staff DPR RI Drs.Utut Adianto dari F.PDI Perjuangan pada reses di dapil 4 kebumen ini di balaidesa desa Kuwangunan kecamatan Petanahan  dan balaidesa Kuwayuhan ,kecamatan Pejagoan yang dihadiri ratusan hadirin pengurus PAC,DPC PDI Perjuangan Kebumen.
Banteng mengatakan," saya mewakili dan menyampaikan amanat beliau Drs.Utut Adianto yang tidak bisa hadir di reses kali ini, 

"Saya menyampaikan pesen bapak Utut Adianto, ada dua hal yaitu program Kartu Indonesia Pintar (KIP)  untuk di Kebumen kami sudah memberikan KIP untuk siswa SD sebanyak 1500 siswa, SMP sebanyak 700 siswa, dan SMA sebanyak 1200 siswa dan bantuan alat untuk PAUD, pada tahun 2016 kemarin"jelas Banteng.

"Tahun ini 2017 sama kuota untuk KIP proses formal dengan mengajukan desa dan kami bisa membantu aspirasi para hadirin dan masyarakat Kebumen proses penjaringan. Nama kelas,  alamat  dan sekolah. Program kedua bantuan kepada PAUD di kebumen," kata Banteng. (KC.o1)

Masyarakakat Kebumen Kecewa Pelayanan E -KTP

Kebumen.Com.Sabtu/11/03/17
Nama-nama  terduga yang menerima korupsi E-KTP  (lihat foto) yang ramai di media sosial, televisi dan di hampir di semua tempat sampai dengan masyarakat Kebumen yang kecewa akan pelayanan e-KTP. para pembuat KTP elektronik hanya di beri surat keterangan KTP.

Korupsi mega proyek terduga para pelaku kejahatan ini, melibatkan para penguasa birokrasi dan DPR dan para pengusaha ini, sangat merugikan masyarakat terutama warga Kebumen  untuk mengurus adminitrasi keluarga, mendaftar sekolah, serta perbankan dan lainnya. Bahkan E KTP yang didambakan warga Kebumen jumlahnya masih banyak belum jadi.
Pantaun Kebumen.com.Terlihat antrian  masih panjang di Disdukcapil Kebumen.

Awal tahun 2011, pemerintah menggalakan warga untuk meruba KTP manual berubah menjadi E-KTP, hampir di desa da kantor kecamatan serta Didukcapil di Kebumen i padati ribuan pendaftar E-KTP. Sampai sampai Pemda Kebumen melayani petugas pelayanan sampai kecamatan untuk rekam medik untuk lebih dekat. Hal tersebut disambut gembira oleh warga masyarakat Kebumen. Namun setelah berjalan, sekitartahun 2016 petugas pelayanan kehabisan dana APBN ini, sehiinnga rekam medik di arahkan kantor Disdukcapil  Kebumen.

Perlu langkah cepat dan penyelematan untuk pelayanan e-KTP, karena no induk yang ada merupakan nama register online untuk perlu kevalidan data NIK (nomor induk KTP). selain itu, perlu evaluasi petugas yang ramah dan lembut, serta adanya kehati hatian dalam penulisan, sebab pantauan Kebumen.com banyak warga juga terjadi kesalahan nama, tanggal lahir dan lainnya salah ketik petugas layanan. Sehingga warga sering bolak-balik mengurus ulang. (KC.01)

Kamis, 02 Maret 2017

Sugihbareng.Group Kebumen Minta Turunkan Harga Cabai

Kebumen.Com. 9/maret/2017
 Selama 3 bulan ini harga cabai terus melambung per tanggal 26 feb harga komoditi pertanian khususnya cabai rawit mencapai 150.000 per kg.
Kenaikan harga cabai ini membuat pedagang produksi snack dan kuliner mengalami kerugian besar dan pembeli merasa dirugikan karena kenaikan harga daya beli turun dan mengkibatkan lemahnya daya beli.Ada juga produk makanan gorengam dengan cabai rawit berhenti berjualan. Karena cabai naik dan minyak sawit goreng dari 11.500 naik 13.500 per kg.

 Eko Wahyudi ketua Sugihbareng.Group Kebumen,jawa tengah  yang bergerak dalam paguyban usaha makanan dan catering ini banyak yang merugi dan tidak berjualan gorengan dan bahan baku, " Anggota kami sangat di rugikan, selain ibu ibu rumah tangga juga bingung membelanjakan cabai. "kami meminta kepada Dinas Pasar Kebumen untuk bisa mengatur distribusi petani kepada penjual tanpa adanya tengkulak dengan.Gerakan memotong rantai distribusi tengkulak dengan cara pemerintah terjun ke petani bersama pedagang cabai yang lansung ke pembeli. Hasil investigasi sugihbareng.group dilapangan, harga pasar ketika harga cabai rawit 120.000 per kg, ternyata kami dapat kabar harga dipetani hanya 60.000 kg dikawasan petani urutsewu Kebumen.

"Kenapa harga 100 % sampai konsumen, ini bukan hukum pasar melainkan permainan para tengkulak. Eko menambahkan," kami siap bekerjasama pemerintah kebumen bekerjasama untuk memotong mata rantai tengkulak langsung ke pedagang cabai agar harga ke konsumen tidak terlalu tinggi. "Langkah ini merupakan bagian dari penyelamatan ekonomi kerakyatan berimbas pada kesejahteraan keluarga dan perlunya solusi penyelamatan ekonomi rakyat dengan langkah konkret semua lini masyarakat, sebagai bentuk kepedulian bersama," kata Eko wahyudi ".