Senin, 21 November 2016

Revolusi Marketing "Angkel Car" SMK MA’ARIF 1 KEBUMEN

Kebumen,21 Nopember 2016

Sebagai bentuk sebuah peningkatan kompetensi siswa dan pembentukan karakter atau jiwa menjadi seorang wirausaha, di SMK Ma’arif 1 Kebumen untuk materi Pelajaran Kewirausahaan yang merupakan bagiandariKurikulum 2013, dianggap sangat penting bahwa pelajaran tersebut agar di implementasikan atau dipraktikan secara langsung di lingkungan yang nyata khusus oleh siswanya. Pembelajaran Kewirausahaan tidak seharusnya mutlak diterapkandi dalam kelas yang sistemnya hanya pemberian teoritan pada sebuah pengalaman yang nyata,tetapi harus dengan sebuah praktik di luar kelas denganmencari konsumen maupun sebuah keuntungan.Tujuan dari sebuah Ilmu Kewirusahaan adalah untuk pembentukan karakter atau jiwa seseorang menjadi seorang wirausaha, bagaimana bisa berpikirkreatif, penuh dengan ide,senang dengan sebuah tantangan ataupun hal-hal yang baru.

 
Terobosan Revolusi Marketing dalam hal ini implementasi dari Ilmu Kewirausahaan di SMK Ma’arif 1 Kebumen, siswa diajarkan untuk mempraktikan di lingkungannya sendiri dengan menjajakan jajanan atau makanan pada saat jam istirahat berlangsung dengan cara berkeliling keruang-ruang, tetapi hal ini terasa belum cukupuntuk membekali siswa terutama dalam pembentukan karakter wirausaha.Menyikapi hal ini Kepala SMK Ma’arif 1 KebumenBapak Drs. H. Khomsin, M. Pd sendiri membuat sebuah terobosan Program agar Pelajaran Kewirausahaan perlu diimplementasikan atau diadopsidi lingkungan luar sekolah sendiri,salahsatunyadipraktikan dilingkungan tingkatSMP atau MTs se- Kabupaten Kebumen denganp endampingandari guru kewirausahaan. Untuk konsep menu yang disajikan adalah menjajakan makanan atau cemilan sehat khas kota Kebumen sendiri.
Dalam pelaksanaan ini, siswa difasilitasi dengan menggunakan Sarana“Angkel Car/Mobill Angkringan Keliling”yang sudah di bentukatau di konsep seperti halnya kafe berjalan,sehingga bisamenarik perhatian umum. Dari hasil kegiatanprogram selamaini,siswa SMK Ma’arif 1 Kebumen ternyatalebih termotifasi danlebih banyak mendapatkan pengalaman baru
Menurut Subkhan, S.Sos. I, M. Pd, selaku Hubungan Masyarakat dan Industri (Humas in )SMK sendiri,"terkaituntukmenyiapkansiswalulusanyang berkualitas, daripihakSMK Ma’arif 1 Kebumen berusaha untuk memfasilitasi atau menjebatani keinginan siswa khususnya untuk siswa kelas XII dalam pemilihan karir," kata Subkhan

Rabu, 19 Oktober 2016

Gus Durian Kebumen " selamatkan dunia pendidikan dari Korupsi"

Nusantara.com
Kebumen.kamis, 19 oktober

Komunitas Gus Durian Kebumen terkait kasus OTT KPK menangkap pelaku suap disdikpora senilai 4,8 M APBD Kebumen mengingatkan perlunya penyelamatan annggaran pendidikan dari para koruptor di Kebumen.

Gus Durian sebagai komunitas yang bergerak sosial kemasyatan dengan menjunjung nilai nila kemanusiaan, toleransi, ketauhidan keadilan, kesetaraan, kearifan lokal, sebagai 9 pemikiran Gus dur ..

Nabham Humam  ketua Gus Durian Kebumen mengatakan,terkait kasus OTT KPK ini yang tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan para pejabat dan anggota DPR Kebumen sudah merusak dunia pendidikan kepada masyarakat, khususnya para siswa siswa untuk media pembelajaran ini.

Lanjut Nabham Humam, kami Gus Durian  Kebumen bersama komunitasnya akan terus bergerak melakukan pendidikan anti korupsi di dunia pendidikan dan masyarakat dan meminta agar KPK terus melakukan penegakan hukum sesuai dengan undang undang yang berlaku di negeri Indonesia tercinta ini".katanya. (EN)

PMII Kebumen Dukung KPK berantas Korupsi

Nusantara.com
Kebumen.20 oktober 2016
Perjalanan lembaga antirusiah KPK di Kebumen terkait pemberantasan korupsi dengan OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK kemarin mendapat dukungan moral dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang  Kebumen.

Aksi mahasiswa ini merupakan bagian kepedulian pemberantasan korupai di Kebumen yang dilakukan 2 tersangka kasus suap 4,8 M dinasdikpora Kebumen dengan tersangka Yudhi Tri Hartanto ketua komisi A DPRD FPDI.P Kebumen dan Sigit Widodo Kabag  pemasaran Diparta Kebumen oleh KPK.

Catatan Nusantara.com, kamis 20/10 ketika berita ini diturunkan,  KPK sudah memanggil saksi Adi Pandoyo sekda Kebumen dan Dian Lestari anggota DPRD PDI.P Kebumen.KPK melalui surat pemanggilan 5 saksi lainnya oleh KPK.

Sementara itu aksi kedua PMII Kebumen, PMII minta kepada Jokowi JK dalam 2 th kinerjanua agar korupsi di dunia pendidikan di hapus.Aksi PMII  berlangsung lagi kamis 20 oktober di tugulawet dan ke DPRD Kebumen.

Selasa, 18 Oktober 2016

Pondok Pesantren Benteng Kebudayaan

Nusantara.com
Kebumen.17/9/2016

Pondok pesantren di Indonesia merupakan hasil kerja keras perjuangan ulama pada jaman dahulu. Keberadaan pondok pesantren yang dipimpin dan di asuh para ulama membawa nilai keilmuwan yang bisa menjaga benteng peradaban kebudayaan.

Pondok pesantren bukan sekedar menjadi tempat menempa keilmuwan agama, pondok pesantren juga mendidik kepribadian karakter para santri untuk lebih mandiri, kuat serta mempunyai nilai kohesi sosial kepada masyarakat.

Keberadaan pondok pesantren  tentunya terus dijaga dirawat serta diamalkan sampai dengan menjadikan sebuah perubahan masyarakat  yang lebih baik.selain itu bisa menjaga nilai tradisi kebudayaan.

200 lebih jumlah pondok pesantren di Kebumen, Jawa Tegah.Kebumen  sebagai "kota santri" ini menjadi sebuah kenyataan aset budaya bangsa ini. Peran penting pondok pesantren tidak lebih untuk bisa menjadi tempat penjaga kebudayaan asli bangsa Indonesia.

Menjelang hari santri nasional 24/oktober hendaknya nilai nilai tradisi  kebudayaan di pondok pesantren si jaga dan di lestarikan.Hal ini menjadi tugas dan pekerjaan kita semua untuk berbuat dan peduli, serta mengapilkasikan kepada generasi penerus menjaga benteng peradaban kebudayaan.

Hal ini, menjadi kajian diskusi anak anak muda NU, PMII Kebumen dan Gus Durian Kebumen di PP Miftahul Ulum, Lirap,  Banjarwinangun, Petanahan Kebumen  kemarin minggu 16/19 disela-sela  peringatan hari tahun baru Islam dan mujahadah muslimat NU ranting Banjar winangun, Petanahan serta pertemuan alumni  se Kebumen PP An-Nawawi,Berjan, Purworejo. (EN)


Kamis, 25 Agustus 2016

Karnaval Menangkan Pasar Bebas Dunia

Nusantara.com
Kebumen,24 /8
Karnaval kemerdekaan RI ke 71 kemarin sebagai simbol kekuatan budaya masyarkat Kebumen.Seluruh warga kebumen dari pelosok desa kebumen tumpah riuh menyaksikan alat ukur keberhasilan pembangunan di Kebumen yang berbasis Pertanian.

Karnaval yang setiap tahun ini di adakan oleh pemda Kebumen,kemarin selasa 23/8. diikuti 200 lebih peserta dari semua lapisan masyarakat, desa, intsansi dan pelaku usaha di Kebumen.

Nusantara.com ketika bertemu dengan Eko Wahyudi ketua UKM Sugihbareng.group menuturkan," kami mengikuti dan sekaligus memantau Karnaval Kebumen ke 71 dengan semboyan "kerja nyata " sebenarnya menjadi sebuah gerakan masyarakat kebumen untuk berubah menuju kemajuan dan tetap   mempertahankam nilai-nilai kearifan lokal.namun budaya belajar dan keras kita harus digenjot."kata Eko.

"Kearifan lokal kebumen, salah satunya ya pertanian, pertanian luar biasa hasilnya di kelola dengan baik, dan di beri pendidikan untuk bertani sebagai kekuatan kemenangan pasar bebas di era MEA dan pasar bebas ini."kata eko yang tiap hari berprofesi sebagai penjual PISCOK Merdeka.

Lanjut Eko, "Kami kemarin menampilkan hasil pertanian desa, dengan tema  rumah jambu merah dari desa Kedawung,Pejagoan.Jambu merah Penambangan dengan varian branch "juara vitamin C" bergabung dengan peserta karnaval No 94 Diperindagsar, karnaval tahun 2014,kemarin gabung dengan PLUT dan UKM.

"Kami tidak memusingkan angka KemiskinanKebumen, justru jika betul-betul miskin, justru kemiskinan ini sebagai pemicu untuk bisa mendorong kerja keras pemerintah kebumen sampai dengan pucuk desa dan RT untuk bekerja nyata atas potensi kekuatan kita,"

Lanjut Eko, ketika berpose bersama peserta karnaval dari BMH Hidayatulloh (lihat foto) menjelaskam," Ohya...kita harus mandiri dan pantang mundur
..katanya dengan nada semangat tangan terkepal maju kemuka.

Eko berharap," lebih penting lagi peranan stakeholdernya antara semua elemen harus satu langkah saling bahu dan membahu, misalnya untuk bisa satu langkah terpadu dalam bidang pertanian. Bidang pertanian harus terpadu integral dengan kurikulum sekolah, potensi desa, skill, pasar, wisata dan lainnya pasti akan tergerakan."tandas Eko yang juga alumni IAINU Kebumen (nus)

Sabtu, 20 Agustus 2016

Konser Kemerdekaan Saka Bhayangkara

Nusantara.com
Kebumen 20/8

...Gundul-Gundul pacul gembelengan
Nyungging nyungging wakul gembelengan.
Wakul gelimpang segane dadi selatar....

Ini petikan salah satu lagu "Saka bhayangkara polsek kota kebumen pada konser kemerdekaan di depan rumah bapak Siswoto,sabtu 20.00,WIB di RT 02 RW 5  desa kedawung, kecamatan Pejagoan Kebumen, jawa tengah.

Suara alunan lagu jaranan dan gundul gundul pacul.ini terdengar dg nuansa padang rembulan dengan lampu terang di kelilingi bendera merah putih dan layur warna warna.menjadikan konser kemerdekaan anak anak pramuka saka bhayangkara  ini berbalut jiwa kebangsaan.

Suara alunan musik angklung, yang di lantunkan group angklung dengan baju pramuka lengkap ini menghibur warga, tidak luput dari anak anak, remaja dan orang tua.

Pantauan Nusantara.com tem kesenian saka bhayangkara  Polsek kota ini membawakan lagu jawa. Dengan alunan khas angklung dan jogedan dari saka bhayangkara sangat menghibur warga.

Saka Bhayangkara juga membawalanlagu "obong.turi turi putih, sue ora jamu, jaranan, gundul gundul pacul, senam pinguin dan permainan yel yel untuk penyematkan". Pamong saka Bhayangkara Bripka Haryoto Polsek kota Kebumen dengan Komandan 1 Jimi SMK Maarif 9 klirong dan  komandan 2 Dewi Masitoh SMA Karangsari.(nus)

RMT Gombong Putar Film Pejuang Pers Kemerdekaan

Nusantara.com
Kebumen.21/8. Nama Siti Soemandari asing ditelinga kita, tidak seperti tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan lainya.Siti Soemandari adalah seorang pejuang kemerdekaan yang menggunakan pena, pers dan kecerdasan bahasa untuk mengawal kemerdekaan. Terlibat dalam pendirian radio gerilya, koran-koran pergerakan hingga menulis buku-buku sejarah berkualitas. Pada tahun 1977, dia menulis biografi RA Kartini yang didasarkan pada riset mendalam di lingkungan keluarga, masyarakat, bahkan sahabat-sahabat Kartini di Belanda.

Pada tahun 1984, sutradara Syumandjaya  mengangkat biografi itu ke layar lebar. Muncullah film RA Kartini yang sangat fenomenal, tak hanya karena begitu utuhnya kisah yang disuguhkan, namun dengan terlibatnya aktor dan crew garda depan film Indonesia saat itu.

Menurut Sigit Pimpinan RMT Gombong , Sabtu, 20 Agustus, pukul 19.30 film "RA Kartini" akan diputar di Bioskop Ngisor Pelem, Roemah Martha Tilaar Gombong.
Gratis..untuk umum."kata Sigit.